Pengertian database server

Assalamualaikum wr.wb semua! Jumpa lagi nih sama Pesan Website dan pada kesempatan kali ini saya mau membahas mengenai database server nih! Langsung aja ya 😉

Database server merupakan sebuah program computer di dalamnya menyediakan layanan data atau pengolahan basis data dengan model client – server. Hal lainya menyebutkan kepada sebuah computer (server) yang difungsikan untuk menjalankan program yang bersangkutan. Di dalam system manajemen basis data (SMBD) secara umum sudah menyediakan fungsi – fungsi server basis data, dan ada beberapa SMBD seperti MYSQL atau Microsoft SQL Server secara ekslusif. Model databse server tentu sangat bergantung kepada client – server untuk akses data.

Istilah Database
Pangkalan data atau basis data dalam Bahasa inggris (database) merupakan awal mula dari ilmu computer yang di simpan di dalam computer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program computer untuk mengolah informasi dari basis data tersebut. Dalam artikel ini Pesan Website akan menjelaskan satu per satu 12 macam tipe – tipe database antara lain :

1. Operational Database
Operational Database, salah satu fungsi utama dari database ini bisa menyimpan data rinci yang atau dalam kata lain subject-area databases (SADB), untuk mendukung operasi dari seluruh organisasi. Contoh Operational Database antara lain : transaksi database, produksi database, database pelanggan, database pribadi, database inventaris, dan akuntansi database.

2. Analytical database
Analytical Database memiliki fungsi menyimpan data dan informasi yang diambil dari beberapa fungsi oprasional yang dipilih sumber yang digunakan berasal dari dua tempat internal dan eksternal. Mereka terdiri dari data dan informasi yang dirangkum paling dibutuhkan oleh sebuah organisasi manajemen dan End-user lainnya. Beberapa pengguna menyebutkan analitismultidimensi database sebagai database, manajemen database, dan informasi database.

3. Data warehouse
Data WareHouse memiliki fungsi sebuah data penyimpanan data dari saat ini dan data ditahun-tahun sebelumnya, Janis data warehouse tentu data yang diambil dari berbagai database operasional dari sebuah organisasi. Sejatinya data warehouse menjadi sumber utama data yang melalui proses pengeditan dan sudah terintegrasi sehingga sudah dapat digunakan oleh para pengguna lainya yang ada di dalam sebuah organisasi.

4. Distributed Database
Distributed Database Ini adalah kelompok kerja lokal dan departemen di kantor regional, kantor cabang, pabrik-pabrik dan tempat perusahaan lainnya. Database ini dapat mencakup kedua segmen yaitu operasional dan user database, serta data yang dihasilkan dan di pergunakan hanya pada pengguna situs sendiri.

5. End-User Database
End-User Database adalah Database ini terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan olehend-user di workstation mereka. Contohnya adalah koleksi dokumen dalam spreadsheet, word processing dan bahkan download file.

6. External database
External Database menyediakan akses ke eksternal, data milik pribadi bisa secara online diakses melalui koneksi client – server. Tersedia untuk biaya kepada pengguna akhir dan organisasi dari layanan komersial. Akses ke kekayaan informasi dari database eksternal yang tersedia untuk biaya dari layanan online komersial dan dengan atau tanpa biaya dari banyak sumber di Internet.

7. Hypermedia databases on the web
Hypermedia Database On The Web Ini kumpulan dari halaman multimedia yang saling berhubungan di sebuah situs web. Terdiri dari home page dan halaman hyperlink lain dari multimedia atau campuran media seperti teks,grafik, gambar foto, klip video, audio dan lain lain.

8. Navigational database
Dalam navigasi database ini, queries menemukan benda yaitu dengan mengikuti referensi dari objek lain.

9. In-memory databases
In-memory Databases terdapat di memori terutama bergantung pada memori utama untuk penyimpanan data komputer. Cara kerja disk databse berbasis mekanisme penyimpanan. Database yang ada di memori utama lebih cepat dioptialkan dari disk database sejak Optimasi algoritma internal menjadi lebih sederhana dan lebih sedikit CPU mengeksekusi instruksi. Mengakses data dalam menyediakan memori lebih cepat dan lebih dapat diprediksi kinerja dari disk. Dalam aplikasi tersebut di mana waktu respon sangat penting, seperti peralatan jaringan telekomunikasi yang mengoperasikan sistem darurat, database memori utama itu yang sering digunakan.

10. Document-Oriented Databases
Document-oriented databases merupakan program komputer yang dirancang untuk aplikasi berorientasi dokumen. Sistem ini bisa diimplementasikan sebagai lapisan di atas sebuah database relasional atau objek database. Sebagai lawan dari database relasional, dokumen berbasis database tidak bisa menyimpan data dalam tabel dengan ukuran kolom untuk setiap record. Sebaliknya, mereka menyimpan setiap catatan sebagai dokumen yang memiliki karakteristik tertentu. Sejumlah bidang panjang apapun dapat ditambahkan ke dokumen. Bidang yang dapat juga berisi beberapa bagian data.

11. Real-time databases
Real-time Database adalah sistem pengolahan yg dirancang untuk menangani beban kerja negara yang dapat berubah terus-menerus. Berbeda dari database tradisional yang mengandung data yang terus-menerus, sebagian besar tidak terpengaruh oleh waktu. Contohnya pasar saham berubah dengan cepat dan dinamis. Real-time processing berarti transaksi bisa diproses cukup cepat bagi hasil untuk kembali dan bertindak cepat. Real-time database yang berguna untuk akuntansi, perbankan, hukum, catatan medis, multi-media, kontrol proses, sistem reservasi, dan analisis data ilmiah.

12. Relational Database
Relational Database memnpunyai standar komputasi bisnis sudah berdiri sejak tahun 2009, Relational Database adalah database yang paling umum digunakan saat ini Menggunakan meja untuk informasi struktur sehingga mudah untuk mencari.